Kawasan Cagar Budaya Istana Kadriyah Jadi Skala Prioritas Pembangunan


Pengguntingan pita tanda dimulainya pameran foto di Istana LadriyahPengguntingan pita tanda dimulainya pameran foto di Istana Ladriyah
[ A+ ] /[ A- ]

Logo-BNT-Baru-2016 - Copy - Copy“Peringatan Hari Jadi Kota Pontianak tahun ini,  merupakan HUT ke 246 pada 23 Oktober 2017 yang menurut  Wakil Walikota – H.Eddy Rusdi Kamtono, tiap tahun makin  banyak partisipasi dan antusias masyarakat  merayakannya di mana-mana.”

PEMERINTAH Kota Pontianak sendiri, salah satu even yang diselenggarakannya  berupa pagelaran tari jepin masal yang akan diikuti 3.000 peserta di depan balaikota selain sejumlah kegiatan yang meriah.

Hal tersebut disampaikannya dalam kata sambutan dalam acara pembukaan pagelaran seni-budaya – yang  diselenggarakan oleh keluarga Kesultanan Kadriyah, Jumat (20 Oktober 2017) malam di halaman Istana Kadriyah.

Berbagai even terkait peringatan HUT Kota Pontianak, kata Eddy Kamtono, sebagai salah satu upaya melestarikan budaya yang harus  terus digali dan ditumbuh kembangkan.  Mungkin yang dulu pernah ada dan dilupakan, kini kita bangkitkan kembali, karena budaya merupakan perekat sebagai sarana silaturahim, sarana semangat membangun dan hidup di peradaban kota Pontianak  khususnya yang didominasi budaya Melayu.

Olehsebab itu, lanjutnya,  tentunya ke depan kita harus terus berkolaborasi dan terus meningkatkan kualitas  rangkain even tahunan ini. Pemerintah Kota Pontianak, kata Eddy Kamtono,  bekerjasama dengan berbagai pihak.”Yang pasti kita bikin semarak.  Makin banyak masyarakat yang terlibat , makin semarak peringatan ulang tahun kota Pontianak,” katanya.

Kota Pontianak yg makin tua umurnya, kata Eddy Kamtono pula,  jumlah penduduknya sudah di atas 653.000 jiwa, namun luas kota tidak bertambah. Olehkarena itu kita terus meningkatkan kualitas infrastruktur, meningkatkan pelayanan publik dengan konsep smart city yang sudah dimulai beberapa tahun terakhir.

Wkl Walikota Eddy Kamtono didampingi Sltan Syarif Machmud Melvin Alkadri menyaksikan pameran dokumentasi Kesultanan Pontianak.

Wkl Walikota Eddy Kamtono didampingi Sltan Syarif Machmud Melvin Alkadri menyaksikan pameran dokumentasi Kesultanan Pontianak.

Kota Pontianak, kata Eddy Kamtono, adalah diantara tiga kota yang telah ditunjuk sebagai kota Program Kota Baru Indonesia diantara tiga kota yang ditunjuk oleh Bapenas dengan kucuran dana dari pemerintah pusat cukup besar,  total 4,7 triliun anggaran yg sudah diprogramkan

Kita lihat sudah berjalan beberapa program terutama penataan water front city. Dan tentunya kawasan cagar budaya Istana Kadriyah dan Mesjid Jamik – tetap  harus menjadi skala prioritas pembangunan yang sudah dimulai,

“Kita akan tata seluruh kawasan ini menjadi kawasan yang tertata rapi, baik, bersih, aman, yang bisa membuat menjadi salah satu destinasi wisata unggulan bukan hanya bagi kota Pontianak, tapi bagi Kalimantan Barat,” harapnya.

Ke depan masjid Jamik akan direstorasi artinya akan diperbaiki diperkuat  dipertahankan bentuk  aslinya, tidak dirubah dan kita terus tingkatkan kualitas penataan tersebut,

Maka harapan kita dukungan masyarakat di sekitarnya di Kecamatan Pontianak Timur ini, sangat kita harapkan, karena akan sia-sia pembangunan kalau masyarakatnya tidak bisa bekerjasama dan mendukung. “Karena ke depan, harapan kita kesejahteraan menjadi hal yang sangat penting dan harus sama-sama kita perjuangkan bagi masyarakat sekitar Istana ini,” paparnya.

Olehkarena itu pemerintah Kota Pontianak mengapresiasi langkah Kesultanan Pontianak yang tahun ini ikut aktip menyelenggarakan even-even , dengan mana diharapkan akan tumbuh ekonomi kreatip. Akan tumbuh inovasi-inovasi dari masyarakat untuk menyiptakan dan meningkatkan kualitas hidupnya untuk memberdayakan dirinya memanfaatkan momentum-momentum seperti ini menjadi kegiatan ekonomi kreatip

Mudah-mudahan pihak keluarga Istana Kadriyah ke depan dapat terus meningkatkan dan lebih banyak berkolaborasi tidak hanya dengan pemerintah daerah,  tapi dengan swasta dan bisa jadi dengan negara – negara lain ikut dilibatkan.

Empat-Tahun-Tetap-Bersama-borneonusantaratime

Dunia sekarang sudah berubah, katanya,  sehingga kita tidak bisa menghindar dari teknologi  informasi yang canggih, sehingga kegiatan kita ini mungkin kalau distreming bisa ditonton di seluruh dunia pada saat ini juga dan kita bisa memperkenalkan budaya kita ke seluruh Indonesia dan mancanegara. “Kita berharap nantinya Kota Pontianak akan lebih maju dan menjadi suatu kota tujuan  hidup dan menyenangkan ,”  ujar Wakil Walikota ini.

“Kita berharap Istana Kadriyah Pontianak ini akan menjadi salah satu  pusat budaya Melayu dan juga sebagai pusat peradaban bagi ketenteraman, kebahagian, kesejahteraan bagi masyarakat kota Pontianak,” harapnya.

“Kata orang bijak dengan ilmu hidup akan terasa mudah, dengan agama hidup akan terarah, dengan ibadah hidup akan makin berkah, dengan seni/budaya hidup akan makin indah,” tutup Eddy Kamtono mengakhiri sambutannya tanpa teks selama 11 menit. *borneonusantaratime



Komentar anda:

komentar




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *