Dengan tema“Merajut Budaya, Membangun Peradaban” (video) Kerajaan Kadriyah Rayakan Hari Jadi ke-246 Kota Pontianak


Gerak jalan santai Kerajaan Pontianak HUT 246 - 15-10-17
[ A+ ] /[ A- ]

Logo-BNT-Baru-2016 - Copy - Copy“Dengan mengucap Bismillahirahmanirahim, Sultan Kadriyah IX – Syarif Mahmud Melvin Alkadri melepas peserta gerak jalan sehat di halaman depan istana dengan mengibaskan bendera Kerajaan berwarna kuning berlambangkan bulan bintang berwarna hijau, disambut takbir oleh yang hadir.”

KEGIATAN  tersebut mengawali rangkaian acara peringatan hari jadi ke-246 Kota Pontianak, Kerajaan Kadiriyah menyelenggarakan gerak jalan sehat itu, Minggu (15 Oktober 2017) pagi.

Sultan dan keluarga ikut serta pula menyemarakan gerak jalan sehat berhadiah (doorprize),  didahului oleh barisan drum band siswa/siswi SMP Negeri  IV, diikuti oleh segenap lapisan masyarakat dan pelajar dengan finis di tempat yang sama dalam jarak pendek lk. 4 km. Empat-Tahun-Tetap-Bersama-borneonusantaratime

“Alangkah naifnya jika keluarga Kadriyah tidak memperingati hari jadi kota Pontianak yang didirikan oleh leluhurnya sendiri, Sultan Syarif Abdurakhman Alkadri,” kata Ketua Panitia, Syarif Ismail Alkadri di damping koordinator Seksi Acara Hasan Basri Alkadri.

Seperti diketahui, hari jadi atau hari lahir Kota Pontianak ke 246 adalah 23 Oktober  2017 terhitung sejak 23 Oktober 1771 M penobatan Sultan Syarif Abdurahman Alqadri, pendiri kota Pontianak yang kemudian menjadi ibukota Kalimanytan Barat ini.

Diakui oleh Syarif Ismail, ini kali pertama Kerajaan Kadriyah menyelenggarakan peringatan hari jadi Kota Pontianak setelah selama ini Sultan hanya sebagai tamu undangan oleh Pemkot Pontianak.

Bertemakan Merajut Kebudayaan – Membangun Peradaban, pihak Kadriyah berbagi even dengan Pemkot Pontianak, apa yang tidak diadakan oleh Pemkot Pontianak  dilakukan oleh Kerajaan Kadriyah.

Kegiatan lainnya, 20 Okt 2017,  berupa Malam Hiburan sekaligus pembukaan pameran dokumentasi perjalanan berdirinya Kerajaan Kadriyah hingga sekarang baik berupa dokumen tertulis maupun foto-foto.  Walikota Pontianak Sutarmidji diharapkan dapat membuka acara secara resmi yang digelar di Istana Kadriyah itu. Di malam yang sama diselenggarakan pula lomba Bujang Dare Cilik.

Hari-hari berikutnya berupa lomba peragaan Busana Melayu pria/wanita, lomba syair Melayu, festival drum band tingkat Sekolah Dasar, festival hadrah, dan ada pula lomba sampan dayung kerjasama dengan PODSI Kalbar, 22 Okt 2017.

Seluruh kegiatan digelar di kawasasan Istana Kadriyah,  dimulai pada 22 Oktober dan akan diakhiri pada 25 Oktober 2017. *borneonusantaratime



Komentar anda:

komentar




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *