Massa Aksi 299 tak Kalah Banyak dari Aksi 212, Dikawal Pasukan Asmaul Husna


Massa Aksi 299 (CNN)Massa Aksi 299 (CNN)
[ A+ ] /[ A- ]

Logo-BNT-Baru-2016 - Copy - Copy “Ada media mainstraim yang memojokan peserta aksi 299 tak sebanyak aksi 212, karena banyak ormas (Islam) yang mundur tak mau ikut serta.”

TAPI kenyataannya tak demikian, karena seperti aksi-aksi sebelumnya, massa tak hanya dari Jakarta dan sekitarnya, tapi juga dari provinsi di luar DKI Jakarta.  Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Purwadi mengakui, jumlah peserta aksi 299 tidak kalah banyak dengan aksi-aksi sebelumnya. Meski demikian situasi Jakarta dan sekitarnya aman tanpa ada upaya memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

 

Empat-Tahun-Tetap-Bersama-borneonusantaratime“Sebenarnya tidak genting, tidak terlalu genting, biasa-biasa saja. Situasi seperti ini memang eskalasi agak meningkat,” katanya saat melakukan peninjauan persiapan personel di pintu utama gedung DPR dan MPR, Jumat (29 September 2017).

Purwadi mengatakan, jumlah peserta aksi tidak kalah banyak dari aksi-aksi sebelumnya yakni saat aksi demo tersangka penistaan Agama Basuki Tjahaja Purnama. Untuk itu, Polda Metro Jaya menerjunkan anggota Brimob. “Kita tidak mau underestimate kita siapkan ini bukan berarti ada sesuatu, yang ini tidak ada,” katanya, dikutip dari republikaonline.

Purwadi menegaskan, situasi di Jakarta dipastikan aman. Ketika petugas menghadapi para aksi dengan cara-cara yang lebih humanis dengan jumlah anggota yang proporsional. “Kita sudah terbiasa hadapi seperti ini,” katanya.

Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis mengatakan, dalam proses pengamanan aksi unjuk rasa 299 pihaknya mengutamakan pendekatan humanis. Untuk itu, lanjut dia, pasukan Asmaul Husna dikerahkan pada aksi tersebut.

“Salah satunya dengan tim asmaul husna, apalagi ini hari Jumat dan itu kan sudah sering,” ungkap Kapolda,di Jakarta Jumat (29 Sept 2017).

Selain itu, ungkapnya, seluruh anggota Polwan dan Kowad juga diterjunkan untuk mengamankan aksi tersebut.

“Seluruh Polwan dan Kowad juga kita kedepankan, itulah bagian-bagian yang humanis itu kan. Saya sudah perintahkan kepada Polwan kalau perlu bawa aqua, bawa permen buat pengunjuk rasa, ini kan bentuk pelayanan ya kan? Satu aja yang selalu saya imbau, marilah kita lakukan unjuk rasa dengan baik, tertib dengan santun dan dengan sopan,” ujarnya.

Kapolda juga menjelaskan, pasukan Asmaul Husna ini dari Kompi Brimob Jawa Barat dan juga dari Metro Jaya. “Jadi pasukan Asmaul Husna itu dari kompi Brimob Jawa Barat, ada juga dari Polda Metro Jaya, kita satukan bersama-sama dan langsung dipimpin oleh Kapolres Bandara Kombes Arif Rahman. Dia kan dulu mantan Den Brimob di sana,” terangnya.

Pasukan Asmaul Husna

Pasukan Asmaul Husna

Dua pimpinan DPR, Agus Hermanto dan Fadli Zon menerima perwakilan massa aksi 299 di ruang kerja pimpinan dewan di Gedung Parlemen, Jakarta, Jumat (29 September 2017) petang.

“Kami dengan senang hati ingin mendengar aspirasi. Kami akan catat dan proses sesuai perundang-undangan,” ujar Agus.

Berdasarkan pantauan, Agus dan Fadli didampingi politisi PKS Nasir Djamil serta Al Muzammil Yusuf. Sementara perwakilan massa aksi 299 yang diterima pimpinan dewan antara lain, Ketua Presidium Aksi 212 Slamet Ma’arif, Sekjen Presidium Aksi 212 Aminuddin, Letjen Sarwan Hamid, KH Mustar Yaqub, KH Asep Syaifuddin, serta sejumlah ulama seperti KH Maksum Bondowoso, KH Mansur Muhyidin, Chandra Irawan, Ali Al Athos dan lain-lain.Sementara Amin Rais dikabarkan terjebak kemacetan.

Dalam kesempatan tersebut perwakilan massa aksi menyampaikan aspirasinya terkait penolakan terhadap Perppu Ormas, serta penolakan terhadap kebangkitan PKI.

Usai pimpinan perwakilan massa menyampaikan aspirasi, massa aksi 299 membubarkan diri dengan tertib. *borneonusantaratime/republika/teropongsenayan/antara/re-edit



Komentar anda:

komentar




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *