HUT 246 Pontianak, Kerajaan Qadriyah akan Gelar Pekan Pendiri Kota Pontianak


Rapat pembentukan Panitia Pekan Pendiri Kota Pontianak, Senin 4092017 di Istana Qadriyah.Rapat pembentukan Panitia Pekan Pendiri Kota Pontianak, Senin 4092017 di Istana Qadriyah.
[ A+ ] /[ A- ]

Logo-BNT-Baru-2016 - Copy - Copy“Bertahannya Kerajaan Pontianak sampai sekarang tidak lepas dari perjuangan keras Sultan-Sultan sebelumnya, khususnya Sultan Syarif Abdurahman Alqadrie sebagai sultan pertama yang merintis dan mendirikan Kota Pontianak 246 tahun silam.”

KEALIMAN dan kearifannyalah yang membuat masyarakat mengangkatnya menjadi Sultan Pontianak kala itu. “Maka olehkarena itu, sudah selayaknya kita seanantiasa menyosialisasikannya, agar masyarakat senantiasa pula mengingat dan mengetahui lebih dalam perjalanan hidup sultan pendiri Kota Pontianak.” kata Syarif Melvin Alqadrie –  Sultan Pontianak IX  pada Kerajaan Qadriayah, Senin (4 September 2017) malam di Istana Qadriyah.

Sudah lebih dari dua abad usia Kerajaan Pontianak, tutur Sultan Syarif Machmud Melvin Alqadrie, Kerajaan Pontianak masih tetap eksis di bawah pemerintahan Sultan Pontianak VIII – Sultan Syari Abubakar Alqadrie bin Syarif Machmud Alqadrie.

Seperti diketahui,  Syarif Machmud Melvin Alqadrie dinobatkan sebagai Sultan Pontianak IX oleh Sultan Palembang – Iskandar Machmud Badarudin, Sabtu (15 Juli 2017) untuk meneruskan kekuasaan ayah kandungnya Sultan Syarif Abubakar Alqadrie bin Syarif Machmud Alqadrie bin Sultan Muhammad Alqadrie yang  wafat pada   hari Jumat (31 Maret 2017).

Pada tahun 1771, ungkap Sultan Syarif Melvin, Kota Pontianak resmi didirikan oleh Sultan Syarif Abdurrahman Alqadrie bin Habib Husein Alqadrie bersama rombongan. Di sebuah tempat di persimpangan Sungai Kapuas, Sultan Syarif Abdurrahman mulai berdakwah dan menjalankan roda pememerintahan. Di kawasan itu ia membangun sebuah masjid dan sebuah istana  setelah dinobatkan oleh anak negeri (masyarakat) sebagai Sultan Pontianak yang pertama, 23 Oktober 1771 M.

Jadwal kegiatan Pekan Pendiri Kota Pontianak

Jadwal kegiatan Pekan Pendiri Kota Pontianak

Bahwa selama ini hari jadi Kota Pontianak selalu dimotori/dikelola oleh Pemerintah Kota, sementara Sultan Pontianak sendiri hanya sebagai tamu undangan, tanpa melibatkan pihak kerajaan sebagai pewaris yang sah dari pendiri Kota Pontianak ini.

Olehkarena itulah, tutur Sultan Syarif Melvin, Pemuda Alawiyin beserta Pemuda Kota Pontianak, berinisiatif membuat suatu langkah aktif dalam bentuk peringatan Haul Sultan Syarif Abdurrahman Alqadrie bin Habib Husein Alqadrie dan Ziarah Agung ke Makam allahyarham Sultan pendiri Kota Pontianak tersebut dan sekaligus memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1439 H.

Kegiatan tersebut akan dirangkum dengan “Pekan Pendiri Kota Pontianak” sebagai wadah pengingat bagi masyarakat  khususnya warga Pontianak, bagaimana asal-usul masuknya agama Islam dan berdirinya Kota Pontianak.

Berbagai kegiatan seni dan budaya akan mengisi kegiatan yang bertema “Dakwah, Marwah, dan Sejarah Pontianak”, mulai 16 s/d 21 Oktober 2017.

Untuk maksud tersebut, bertempat di Istana Qadriyah, yang dipimpin langsung oleh Sulan Syarif Machmud Melvin Alqadrie, Senin (4 September 2017) malam, diadakan rapat pembentukan panitianya. Terpilih sebagai Ketua adalah Syarif Ismail Alqadrie, S.Sos, Sekretaris – Syari Herry dan Donny Iswara, Bendahara Syarif Umar Alqadrie, serta Seksi Penyelenggara Acara – Syarif Hasan Basri Alqadrie. Panitia ini dilengkapi dengan para wakil pengurus inti dan sejumlah seksi lainnya.

“Sepanjang sejarahnya, ini kali pertama kami akan selenggarakan sendiri mengenang pendiri Kota Pontianak atau memperingati hari jadi Kota Pontianak ini,” tutup Sultan Syarif Machmud Melvin Alqadrie, SH kepada borneonusantaratime



Komentar anda:

komentar




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *