Terancam Hukuman Mati, BNN Kalbar Bekuk 6 Tersangka dengan BB 1kg lebih Sabu


Enam Tersangka Pengedar Sabu Tangkapan BNN Kalbar yang Terancam Hukuman MatiEnam Tersangka Pengedar Sabu Tangkapan BNN Kalbar yang Terancam Hukuman Mati
[ A+ ] /[ A- ]

Logo-BNT-Baru-2016 - Copy - Copy“Saat ini, BNN (Badan Narkotika Nasional) Kalbar di Pontianak tengah memeriksa 6 tersangka Jaringan Pengedar Narkoba jenis Sabu asal Malysia, dengan Barang Bukti 1 kg lebih barang haram tersebut.”

KEENAM tersangka dan BB (Barang Bukti),  tersebut kata Kepala BNN Kalbar – Brigjend  (Pol) Nasrullah, merupakan hasil penggungkapan pada Sabtu (5 Agustus 2017) jam 17.20 WIB di Jalan Ampera Raya – Komplek Miari No.A – Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya yang bertetangga dekat dengan Kota Pontianak, Ibukora Prov.Kalbar.

“Dari pengungkapan tersebut, awalnya kami bersama jajaran Polda Kalbar mengamankan tersangka Ti dan AT (laki-laki) bersama YY (perempuan) – yang  kedapatan membawa sabu-sabu seberat satu kilogram lebih itu,” ungkapnya.

Barang haram tersebut berasal dari Serian – Sarawak, Malaysia Timur, dibawa oleh tersangka IT dan diserahkan kepada YY di Serian.  Selanjutnya YY menyerahkan barang haram itu kepada AN di Mongkos dan diserahkan pula kepada AT.

“Kemudian setelah masuk ke Indonesia (Kalbar), barang haram tersebut diserahkan lagi ke saudara Ayung di Balai Karangan, Kabupaten Sanggau, lalu dibawa ke Pontianak,” lanjutnya.

Setelah sampai di Pontianak, sabu-sabu tersebut diserahkan oleh Ayung kepada TR. Kemudian sabu-sabu itu sampailah kembali kepada tersangka YY, IT, dan Sdr.

Menurut pengakuan mereka, lanjut Nasrullah, TT memberikan upah kepada YY, Sdr dan AT sebesar Rp.20 juta,

Dari hasil pengembangan lanjutan, Minggu (6 Agustus), datanglah dua orang kurir ke rumah tersangka TT di Komplek Bumi Batara II Blok D, Jalan Sungai Raya Dalam, Kecamatan Sungai Raya Dalam, Kabupaten Kubu Raya.

“Setelah kedua kurir berinitial Frs dan Em masuk ke rumah tersangka TT, maka langsung dilakukan penangkapan, dan dari hasil pengembangan juga diamankan DD – yang  menyuruh kedua kurir itu mengambil paket sabu-sabu itu,” kata Nasrullah.

Menurut Nasrullah keenam tersangka saat ini sedang menjalani pemeriksaan guna mempertanggungjawabkan pelanggaran hukum yang mereka lakukan tersebut. Nasrullah menambahkan, keenam tersangka akan diancam pasal 114 (2), juncto pasal 132 (1), pasal 112 (2), juncto pasal 132  (1), UU No. 35/2009 tentang Narkotika, dengan ancaman maksimal hukuman mati.

Planet-Computer

Terkait hal itu, BNN Kalbar, Selasa (15 Agustus 2017) siang,  memusnahkan BB Sabu tersebut seberat 1 kg lebih di halaman kantornya Jalan Parit Haji Husin II, Pontianak Tenggara.

Pemusnahan barang bukti satu kilogram lebih Sabu tersebut, dengan cara dibakar menggunakan mesin Incinerator berpanas sekitar 1.200 derajat celsius.

“Pemusnahan barang bukti sabu-sabu ini, kami lakukan setelah mempunyai kekuatan hukum tetap, yang intinya barang bukti harus dimusnahkan guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkas Kepala BNN Kalbar, Brigjen (Pol) Nasrullah. *borneonusantaratime

*editor: effazola



Komentar anda:

komentar




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *