Bea Cukai Amankan 120 Ton Rotan Ilegal Senilai Rp.1 Miliar


Barang Bukti Rotan
[ A+ ] /[ A- ]

Logo-BNT-Baru-2016 - Copy“Bea Cukai Kalimantan Barat mengamankan 120 ton Rotan ilegal di perairan Kecamatan Padang Tikar, Kabupaten Kubu Raya yang termuat di dalam sebuah Kapal Layar Motor.”

PENANGKAPAN terhadap 120 ton rotan tanpa dokumen yang sah tersebut dilakukan pada Selasa (6 Juni 2017) jam 14.30 WIB. Rotan termuat dalam KLM  (Kapal Layar Motor) Anugrah Maulana II GT 88 dengan awak berjumlah 10 orang. Salah seorangnya adalah nahkoda berinisial A.J  yang sdah ditetapkan sebagai tersangka.

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Kalimantan Barat – Syaifullah  Nasution mengungkapkan, Jumat (9 Juni), bahwa komoditi rotan mentah, bakalan, rotan setengah jadi ex HS 1401.20 merupakan komoditi yang dilarang untuk diekspor.

Setelah dilakukan pemeriksaan, paparnya, KLM Anugrah Maulana II GT 88, bermuatan rotan  dengan perkiraan jumlah 2800 bundel, berat kurang lebih 120 ton, asal Dumai tujuan Sibu – Malaysia. Saat ini,KLM Anugrah Maulana II sedang dalam proses penyidikan dan seorang berinisial A.J. telah ditetapkan sebagai tersangka. Dari hasil penyidikan diketahui, bahwa ekspor rotan tanpa dokumen resmi kali ini merupakan pengiriman kali kedua,

Diterangkan,  tersangka diancam dengan pasal 102A huruf (a) dan/atau pasal 102A huruf (e) Undang-Undang No.10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 17 tahun 2006 dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara dan denda Rp.5 miliar. *borneonusantaratime

*editor: eaz



Komentar anda:

komentar




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *