TV Rusak, Sayid Junaidi Dikeroyok dan Dibacok


Tersangka-salah-satu-pembacok-tukang-servis-tv
[ A+ ] /[ A- ]

Logo-BNT-Baru-2016 - Copy“Sebenarnya bukan urusan Saiful Bahri (48), warga Jl.Tanjung Raya – Pontianak Timur yang ditangkap polisi di Jl.Johan Idrus – Pontianak Selatan, Rabu (3 Mei 2017) siang, tapi tukang cat bangunan ini sok bela teman dengan senjata tajam.”

SAIFUL adalah salah seorang pelaku penyerangan dan pembacokan terhadap Sayid Junaidi warga Jl. Parit Bugis Desa Arang Limbung – Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. Sementara dua teman jagonya masih dalam pencarian orang (DPO) Kepolisian.

 “Saiful ditangkap saat sedang bekerja mengecat sebuah bangunan dan tidak melakukan perlawanan. Sementara dua orang lainnya masih dalam pengejaran,” kata Kapolsek Sungai Raya, Kab.Kubu Raya – AKP Hariyanto,  Kamis (4 Mei).

 Menurut AKP Hariyanto, Saiful Bahri diduga sebagai tersangka pelaku penyerangan dan pembacokan terhadap Sayid Junaidi, montir TV pada saat sedang duduk bersama teman-temannya di depan kediamannya di Jalan Parit Bugis Desa Arang Limbung Kecamatan Sungai Raya, Kab.Kubu  Raya (KKR), tanggal 25 April 2017. Sementara nama yang sudah diketahui dan masuk dalam DPO adalah Eno yang pada malam tersebut mengajak melakukan penyerangan dengan menggunakan senjata tajam.

 Ceritanya, menurut Astiah – isteri korban (Junaidi), bahwa empat bulan lalu, Eno pernah menyervis TV miliknya yang rusak dibengkel korban. Eno menyetujui biaya servis Rp.160.000. Setelah selesai diperbaiki beberapa hari kemudian, Eno datang mengambil dan membayar Rp.100.000 kurang Rp.60.000.

Beberapa hari berikutnya, Astiah istri korban sempat meminta sisa pembayaran pada istri Eno, namun dibayar pakai baso pentol seharga Rp.10.000. Astiah manut saja dan masih sisa Rp 50.000, dan isteri Eno minta waktu untuk melunasi.

Sekitar 3 bulan kemudian, TV yang diservis Sayid Junaidi rusak lagi. Pada saat dicek ulang, kerusakan bukan dibagian yang pernah diservis, namun Eno tidak menerima dan TV nya minta dibetulkan kembali.

Selanjutnya terjadilah penyerangan pada Selasa (25 April 2017), sekitar jam 20.00 WIB, Eno dkk mendatangi si tukang servis TV – Sayid Junaidi, melakukan penyerangan dengan  tudingan bahwa Sayid Junaidi sebagai ‘Mafia Servis’.

 Eno bersama dua temannya datang naik sepeda motor, melakukan penyerangan bersenjata terhadap korban yang tengah duduk-duduk ngopi di depan rumah bersama teman-temannya.

“Para pelaku sempat melukai pinggang korban, saat korban berusaha akan lari menghindar.  Eno dan kawan-kawan yang salah seorangnya Saiful Bahri itu, kemudian melarikan diri, sementara korban oleh teman-temannya ngopi langsung dibawa ke Rumah Sakit TNI AD tak jauh dari rumah korban,” papar AKP Hariyanto.

Saiful Bahri ditangkap tanpa perlawanan saat sedang bekerja mengecat sebuah bangunan di Jl.Johan Idrus, Pontianak Selatan. Barang bukti yang diamankan, satu unit sepeda motor Supra Nopol KB 2178 HR yang digunakan saat melakukan penyerangan, serta sebilah sabit (arit) bergagang  besi warna putih. *borneonusantaratime

*editor: eaz



Komentar anda:

komentar




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *