Maling Sepedamotor Pontianak Utara Pakai Kunci Duplikat


Tersangka Hidayat Maling Motor di Siantan
[ A+ ] /[ A- ]

“Jangan merasa aman dulu, meskipun Operasi Panah yang dilakukan Satreskrim  Polresta Pontianak selama tiga pekan di April 2017 behasil menggaruk 48 tersangka maling 3C, ternyata masih tak sedikit yang berkeliaran di sekitar kita.”

SALAH satunya adalah Hidayat (22), warga Jalan Kebangkitan Nasional, Kelurahan Siantan Hulu, Pontianak Utara. Dia menggarap sepedamotor milik Habibah (40),  Minggu (30 April 2017), di bengkel depan Gang Swasembada V, Kelurahan  Siantan Hulu, Pontianak Utara dengan menggunakan kunci duplikat.

Korban segera melapor ke Polsekta Pontianak Utara, sesaat setelah kejadian. Sejak diterimanya laporan, pelaku yang saat itu belum diketahui siapa, menjadi buruan Unit Jatantras Polsekta Pontianak Utara dan Polresta Pontianak.

Penangkapan terhadap pelaku, kata Kasat Reskrim Polresta Pontianak – Kompol M.Husni, dilakukan secara bersama-sama personil Jatanras Sat Reskrim Polresta Pontianak dengan Personil Jatanras Polsekta Pontianak Utara.

 Anggota mendapatkan informasi, bahwa pelaku adalah Hidayat. Maka dilakukan penyelidikan terkait keberadaan pelaku,  diduga tengah berada di Jalan Parit Pengeran, Pontianak Utara.

“Waktu dilakukan penyisiran, masuk informasi bahwa pelaku diduga sedang berada di di rumahnya di Jalan Kebangkitan Nasional, Kelurahan Siantan Hulu, Pontianak Utara,” paparnya.

Tidak ingin buruannya kabur,  anggota pun lantas mendatangi kediaman pelaku dan langsung dilakukan penangkapan. Dan bersama barang bukti berupa sepeda motor hasil curian dibawa ke Polresta Pontianak untuk diproses lebih lanjut.

“Hasil pemeriksaan, pelaku mengakui perbuatannya sendirian dengan cara memakai jenis kunci yang sama (duplikat), karena pelaku mengetahui bahwa kunci sepedamotor korban memang sudah rusak duluan,” tutup M.Husni

Pelaku menggunakan kunci duplikat sepeda motor jenis Honda Beat Nopol KB 4784 NK milik korban – yang   diparkir oleh Hendra (saksi). Menyebabkan pemiliknya mengalami kerugian sebesar Rp. 8.000.000, dan dilaporkan ke Polsekta Pontianak Utara saat itu juga dan menjadi terget buruan pihak kepolisian. . *borneonusantaratime



Komentar anda:

komentar




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *