Karma! Di Kalbar, Cornelis Usir Ulama. Di Tanah Rencong, Cornelis Diusir Massa


gubernur-kalbar-cornelis-kabur dari hotel Banda Aceh (istimewa)
[ A+ ] /[ A- ]

Laporan; Agam Bastari, Aceh / Rahmat Ersat, Pontianak

Logo-BNT-Baru-2016 - Copy“Jika Allah berkehendak,  hal yang tak disangka-sangka bisa terjadi. Demikianlah halnya  dengan Gubernur Cornelis, hukum  kisas (karma) begitu cepat terjadi atas dirinya.”

pita-merah-please-share

SEMENTARA massa Islam tengah bersiap-siap akan melakukan unjuk rasa, Sabtu (6 Mei 2017) bada Ashar di Taman Digulis – Kota Pontianak, puluhan aktivis Islam menggeruduk Hotel Hermes Palace, Banda Aceh dimana gubernur Kalimantan Barat itu menginap, untuk menyikapi provokasi pengusiran ulama masuk Pontianak, Jumat (5 Mei 2017),

Karma tesebut pun dengan cepat menjadi viral di media sosial dan media massa non sekuler. Puluhan aktivis Islam, Sabtu siang itu, menggeruduk hotel tempat menginap gubernur yang paling getol menyuarakan pembubaran FPI (Front Pembela Islam) itu.

Anggota FPI menolak kedatangan Cornelis ke Tanah Rencong, Aceh, lantaran dianggap dirinya kerap menolak kehadiran ulama ke Kalimantan Barat.

Manajemen Hermes Palace  mengatakan, Cornelis sudah ‘cabut’ dari hotel tersebut. Namun menurut Agam Bastari – contributor borneonusantaratime di Banda Aceh, Corlenis dan isterinya, Fredrika,  dengan wajah pucat baru meninggalkan Aceh melalui Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Aceh Besar, Minggu (07 Mei 2017), jam 10.18 WIB, menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA 141, Boing 737-86N, PK-GFC.

Gubernur Cornelis menjadi terkenal di seantero nusantara dengan ujaran provokasinya beberapa waktu lalu; “Kalau Rizieq atau Tengku Zulkarnaen datang, kita usir. Saya yang jadi provokatornya,” 2,5 menit di Youtube.(Artikel terkait > 7 Mei 2017 > Peristiwa: Muslim Menggeruduk Mulut Besar Gubernur Cornelis Usir Ulama)

Berikut ini paparan FPI di akun medsosnya: komentar akun FPI

” CORNELIS Gubernur Kalbar di Usir dari Aceh”

Sejumlah Masyarakat Aceh menggelar aksi di bundaran simapang 5 Kota Banda Aceh serta mendatangi Hotel Hermes Palace tempat dimana Cornelis menginap dalam rangka pembukaan acara Petani Nelayan PENAS di Propinsi Aceh.

Masyarakat Aceh meminta kepada pihak Hotel Hermes utuk segera mengeluarkan Cornelis dari hotel tersebut karena Masyarakat Aceh tidak bersedia Cornelis datang ke Aceh karena beberapa waktu lalu Gubernur Kalimantan Barat menolak kedatangan Ulama di Kalimantan Barat yang bertujuan berdakwah itu.

Detik-detik pengusiran Gubernur Cornelis dari Tanah Rencong Aceh

“Bumi aceh haram di injak oleh siapapun yang benci kepada Ulama dan Islam termasuk Cornelis, kami minta kepada Gubernur kafir harbi itu untuk segera angkat kaki dari Aceh sebelum kami akan mengusir paksa” pungkas salah satu peserta aksi dalam orasinya.

Akhirnya pihak Hotel Hermes memberikan keterangan pada peserta aksi bahwa Gubernur Kalimantan Barat itu sudah kabur sekitar pukul 12.00 tadi dengan memperlihatkan surat tanda check out kepada peserta aksi.”

Sementara di Pontianak, ba’da Ashar di hari Cornelis terusir dari Aceh itu, umat Islam yang tergabung dalam POM (Persatuan Orang Melayu) Kalimantan Barat menggelar aksi di Taman Digulis, meminta DPRD Kalbar tidak diam atas tuntutan gubernur yang dengan terang-terangan menyebut dirinya provokator itu hengkang dari kursi jabatannya. *borneonusantaratime

*editor: effendy asmara zola



Komentar anda:

komentar




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *