Indra, Generasi Baru Pelukis Dinding di Pontianak


Indra sedang membuat lukisan dinding pemesannya
[ A+ ] /[ A- ]

Logo-BNT-Baru-2016 - Copy“Berbekal bakat yang ada, tanpa pendidikan formal (otodida), pemuda warga Gg Tritura Jl.Tanjung Raya I – Pontianak Timur ini, mengembangkan bakatnya di bidang seni lukis.”

 INDRA (25) saat ini baru mampu dalam tempo satu hari membuat karya lukis  3 dm (tiga dimensi) di permukaan dinding  tembok, di bandingkan para pendahulunya yang mampu menyelesaikan hanya antara 2 – 3 jam.

Seni lukis dinding di  Kalbar tidaklah tergolong langka, pendahulunya di tahun 70-an – 90-an  al. Abdul Madjid (SAM Art) atau Cecep Priyatna (otodidak) yang sehari-harinya anggota POM TNI/AD) (keduanya sudah tiada), mampu menuangkan karya lukis 3 dm-nya di  dinding tembok 4 x 3 meter hanya dalam waktu sekitar 3 jam.

Namun meskipun bukan jebolan ASRI atau STSR, hanya sampai kelas 2 sebuah SMKN di Pontianak, .Indra optimis mampu bersaing dengan seniman seniman seni lukis dinding  caliber nasional seperti yang ada di Jakarta atau pulau Jawa.

Indra dan lukisannya

Indra sudah bertekat menekuni  profesi seni lukis dinding  pesanan.  Pria lajang ini mematok harga hanya Rp.350 ribu/meter.  Dengan hasil nafkah sebagai pelukis dinding tembok, dirinya menyebut, mampu membuat kedua orangtuanya tersenyum.

Tiga karya seni lukis dinding Indra terbaru, dituangkan  pada dinding Djournal Caffee di Jl Danau Sentarum 105 A Pontianak Kota, Indra numpang promosi dengan memberikan nomor selulernya 085822197963. *borneonusantaratime  

*editor: effazola



Komentar anda:

komentar




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *