Di Palembang Massa Aksi 1000 Lilin Juga Berulah, Teriaki ‘huuu’ terhadap Kumandang Azan. Akhirnya…


Pernyataan Maaf Panitia Aksi 1000 Lilin Palembang
[ A+ ] /[ A- ]

Logo-BNT-Baru-2016 - Copy“Dimana-mana di belahan bumi nusantara ini, aksi 1000 lilin mendapat kecaman dan ditolak, termasuk di kampung halaman Ahok (Basuki Tjahaja Purnama) sendiri, Belitung Timur.”

 DI PALEMBANG, terjadi insiden pada aksi mudarat itu di Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) Palembang, Jumat (12 mei 2017) jam 18.30 WIB, para pendukung si terpidana 2 tahun penista agama – Ahok, meneriakan ‘huuuuu’ terhadap suara Azan yang berkumandang. Mendapat kecaman luas umat Islam.

Sebelumnya, sosial media dihebohkan dengan video yang meperlihatkan suasana saat penyalaan seribu lilin di Palembang. Pasalnya, saat berkumandang azan isya, para peserta aksi tersebut malah berseru “huuuu…”, membuat banyak umat islam di Indonesia geram. (Baca juga artikel sebelumnya > 15 Mei 2017 > Peristiwa : Ditolak di Pontianak, Ternyata Aksi 1000 Lilin untuk Ahok Juga Ditolak di Kampung Halamannya Sendiri di Belitung Timur).

Aksi yang disebut-sebut untuk menjaga NKRI dari kejahatan radikalisme itu justru menunjukkan sikap yang bertolak belakang saat terdengar kumandang azan isya.

Akan tetapi, Korlap Aksi 1000 lilin – Billy Jaya berdalih, pada saat azan panitia sudah meminta peserta untuk diam dan hening sampai azan selesai. Namun pada saat azan tengah berkumandang, di tengah kerumunan massa tersebut ada drone yang melayang-layang sehingga menarik perhatian massa untuk melihat dan berteriak “huuuuuuu” tesebut.

“Artinya teriakan tersebut memang bukan ditujukan kepada azan yang tengah berkumandang, namun lebih daripada spontanitas saat melihat drone,” kilah Billy.

Namun setelah mendapat kecaman luas umat Islam, Panitia Aksi 1000 lilin di Bumi Sriwijaya ini  meminta, akhirnya minta maaf.

Atas kegaduhan tersebut, Panitia Aksi 1000Llilin di palembang meminta maaf dengan membuat surat pernyataan dengan disaksikan Kapolresta Palembang, Dandim 0418 Palembang, Walikota/Sekda Palembang, serta Para Ulama di Palembang, seperti yang ada pada gambar di artikel ini. *borneonusantaratime/postmetro > re-edit



Komentar anda:

komentar




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *