Cornelis Usir Ulama, Kita akan Datangkan Lagi Ulama-Ulama ke Kalbar ini!


Habib Abdurakhman Sampaikan Hasil Pertemuan dg Kapolda Kalbar Erwin Triwanto
[ A+ ] /[ A- ]

Logo-BNT-Baru-2016 - Copy“Setelah pertemuan para ulama perwakilan peserta Aksi Bela Ulama (ABU) 205 dengan Kapolda Kalbar – Brigjen Erwin Triwanto, (Sabtu 20 Mei 2017), terkait pengusiran ulama oleh provokasi Gubernur Cornelis, para ulama di provinsi ini akan mendatangkan ulama-ulama lagi.”

USAI memberikan keterangan pers sekitar 5,27 menit, Habieb Abdurakhman Ali Almutahar (HAA)  dengan pengawalan aparat bergegas turun ke halaman depan Mapolda Kalbar untuk menemui massa aksi yang menunggu hasil pertemuan.

Di atas mobil komando, didahului dengan takbir dan yel-yel “kami bela islam…”, HAA  menyampaikan hasil pertemuan dengan Kapolda Erwin.

“Kapolda tadi mengatakan akan memeroses secara hukum,  dan kami sampaikan, kami nanti kembali akan mendatangkan ulama-ulama kami,” ujar HAA yang disambut suara takbir massa dan sudah memaklumi siapa yang dimaksud akan diproses.

“Dan tanggapan beliau, masyaallah Kapolda kita yang sekarang ini. Beliau mengatakan bukan masalah kalau akan mendatangkan tamu-ulama dengan koordinasi terlebih dahulu bersama beliau. Soal pengusiran ulama, sekali lagi saya katakan, beliau (Kapolda Brigjen Erwin Triwanto) tetap akan memerosesnya,” kata HAA melalui pengeras suara yang cukup lantang.

Penjelasan singkat HAA tersebuat, cukup memuaskan massa aksi yang menyambut dengan takbir dan menyanyikan lagi yel-yel “Kami bela Islam…,”. Selanjutnya massa diminta bubar dengan tertib tanpa anarkis atau sampah berserakan.

(terkait; video di bawah)

Karismatik ulama muda kota Pontianak ini cukup berhasil, massa membubarkan diri dengan tertib kendati sempat memacetkan lalu lintas karena jumlah mereka yang ribuan.

Sampah memang dibersihkan oleh petugas yang disiapkan oleh pihak penyelenggara, begitu pula terlihat mobil ambulanz dari Masjid Raya Mujahidin untuk mengantisipasi gangguan kesehatan. Sedikit insiden kecil yang tak berarti.

Hingga Senin malam ini, (22 Mei 2017), pihak koordinator ABU 205 masih mengevaluasi gerakan aksi  menjawab sikap tak terpuji Gubernur Cornelis – yang  memprovokasi  2 kali pengusiran ulama kembali ke Jakarta itu. *borneonusantaratime

 

 



Komentar anda:

komentar




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *