Sistem Pengamanan Lemah, Kantor BPN Pontianak Diobok Pencuri Lagi


Laci meja kerja Kasubag TU Kantor BPN Pontianak yg dibengkas pencuri
[ A+ ] /[ A- ]

 Logo-BNT-Baru-2016 - Copy - Copy“Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) kota Pontianak disatroni pencuri lagi, bagaimana sih sistem pengamanan di kantor yang banyak menyimpan dokumen pertanahan masyarakat itu?”

KALI ini, Jumat (21 April 2017) din, ruang kerja Kepala Sub Bagian Tata Usaha (KASUBBAG TU) yang diobok-obok dan dijarah tamu malam tak diundang.

Hampir setahun Silam, Kamis (21 Juli 2016), kantor pertanahan yang beralamat di Jl. Ahmad Yani I, Pontianak Selatan itu, juga digerayangi maling dan menggasak uang tunai Rp.13 juta. Pelakunya – Syarif Idrus mantan orang dalam, terpaksa dihadiahi timah panas karena berusaha melarikan diri saat akan ditangkap di rumahnya di Gang Walet Jl.KH Wahid Hasyim.(Baca kembali di kategori Hukrim > 23 Juli 2016: Membobol Kantor BPN, Syarif Idrus Terkapar Diterjang Peluru Polisi).

Kali ini sejumlah barang pribadi dan inventaris kantor Kantor yang tersimpan di dalam laci meja kerja diruangan Ana Gustia – Kasubbag  TU dibawa kabur pelaku.

Menurut keterangan Kasat Reskrim Polresta Pontianak – Kompol  M Husni, diduga kejadian pada dini hari. “Barang-barang yang hilang berupa, satu buah kaca mata merk Guesse warna pink, Blackberry Q 10, satu unit invocus, satu unit Laptop Merk Apel,” jelasnya.

Kejadian tersebut kata M Husni, baru diketahui oleh si pemilik ruangan pada jam 10.30 WIB, saat masuk kerja (PNS baru masuk kerja jam 10.30 WIB?).

Kuat dugaan lanjut M Husni, pelaku lebih dari satu orang. Pelaku masuk ke dalam ruang kerja korban dengan cara menjebol ventilasi jendela dan kemungkinan juga keluar dari ventilasi jendela yang sudah terbuka.

Dari hasil penyelidikan di TKP, pelaku merusak lemari arsip dan laci meja kerja dan mengobrak abrik kedua tempat tersebut.  Sejumlah barang bukti yang tertinggal di lokasi kejadian, langsung diamankan.

“Barang bukti tersebut berupa kunci inggris untuk membuka ban yang tertinggal dibawah meja kerja korban, termasuk tang warna kuning hitam tertinggal d iatas pagar kantor itu,” ungkapnya. Kasusnya kini dalam penyelidikan.*borneonusantaratime

*editor: eaz

 



Komentar anda:

komentar




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *