Masyarakat Apresiasi Apel Siaga Karhutla Kalbar Dipimpin Kapolri Tito


Apel Besar Siaga Karhutla Kalbar di Pontianak dipimpin Kapolri Tito KarnavianApel Besar Siaga Karhutla Kalbar di Pontianak dipimpin Kapolri Tito Karnavian
[ A+ ] /[ A- ]

Logo-BNT-Baru-2016 - Copy“Apel Besar Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Kalimantan Barat, dipimpin langsung oleh Kapolri  Jenderal Tito Karnavian di halaman Mapolda Kalbar di Pontianak.”

APEL Besar pencegahan Karhutla tersebut merupakan salah satu rangkaian kunjungan sehari Kapolri di Pontianak yang mendapat apresiasi dari masyarakat, Senin (6 Maret 2017) siang. Ribuan warga kota Pontianak dan sekitarnya yang tergabung dalam Badan Pemadam Kebakaran pemerintah dan swasta, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), Manggala Agni, memadati halaman Bhayangkara Mapolda Kalbar.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Gubernur Kalbar – Cornelis, Kapolda – Irjen   Musyafak, Panglima Kodam XII Tanjungpura – Mayjen TNI Andika Perkasa, Muspida, jajaran kepolisiian dari Polda kalbar, dan rombongan dari Mabes Polri ,

Dalam sambutannya, Kapolri Jendral Tito Karnavian mengatakan, masalah kebakaran hutan dan lahan yang kerap melanda Kalimantan Barat saat musim kemarau,  bukan merupakan masalah Kalimantan Barat saja,  tetapi juga masalah nasional – bahkan  juga menjadi masalah dengan taraf regional atau Asia Tenggara.

“Adanya kebakaran hutan dan lahan sangat berdampak pada ekonomi, hancurnya ekosistem tumbuhan maupun hewan. Dua tahun lalu, kebakaran cukup besar salah satu daerah yaitu Kalimantan Barat dan Riau,”  kata Kapolri.

Selain itu dikatakannya, strategi utama pemerintah – dalam  hal ini Presiden Joko Widodo yaitu pencegahan dini dari mulai api belum muncul serta sosialisasi kepada  masyarakat mengenai bahaya kebakaran hutan dan lahan. “Kuncinya adalah deteksi titik api sebelum berpencar, oleh karena itu kita bentuk Tim Satgas Cepat Bertindak. Selain itu, kita sosialisasikan kepada masyarakat terkait pencegahan, serta  membimbing para pemilik lahan dalam membersihkan lahan miliknya.” tambah Tito.

Lebih jauh, Kapolri sangat mengapresiasi semangat masyarakat Kalimantan Barat – yang turut berpartisipasi dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Selain itu, dirinya menyampaikan kalau apel besar pencegahan kebakaran hutan dan lahan ini, Kaliamantan Barat jadi provinsi pertama yang melaksanakannya. *borneonusantaratime

*editor: effazola

 



Komentar anda:

komentar




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *