Kapolri Minta Gedung Besar di Pontianak Dipasangi CCTV


Resmikan Pontianak Comen Center Kapolri Tito didampingi Kapolresta Iwan Imam S dan Walikota SutarmidjiResmikan Pontianak Comen Center Kapolri Tito didampingi Kapolresta Iwan Imam S dan Walikota Sutarmidji
[ A+ ] /[ A- ]

Logo-BNT-Baru-2016 - Copy“Kapolri meminta, agar pemerintah daerah membuat peraturan terkait pemasangan CCTV pada setiap gedung maupun bangunan yang diperuntukan bagi masyarakat umum.”

HAL itu dikatakan, untuk memberikan pelayanan dan keamanan bagi masyarakat, termasuk di Mall maupun di lokasi-lokasi lainnya. CCTV yang terpasang disetiap gedung maupun bangunan bangunan lainnya, kemudian di sambungkan langsung dengan Command Center baik yang terpasang di Kantor Walikota maupun Polresta.

Sebagai penunjang, kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian, aplikasi tombol panic button bisa di download dan diinstal oleh masyarakat ke dalam handphone. “Aplikasi ini bisa di download oleh masyarakat. Apabila masyarakat memerlukan bantuan polisi, maka anggota kepolisian bisa dengan cepat meluncur ke lokasi,” ujarnya ketika meresmikan Pontianak Command Center di Mapolresta Pontianak, Senin (6 Maret 2017).

CCTV yang terintegrasi dengan Command Center ini, lanjut Kapolri, operatornya bisa diawaki langsung oleh Walikota Pontianak maupun instansi terkait. CCTV yang sudah terintegrasi bisa juga dipantau oleh instansi lainnya seperti TNI Polri, baik itu Kodam maupun Polda dan Polres, termasuk mobil ambulan dan pemadam kebakaran. Jadi kata Tito, kalau ada kejadian, semua unsur bisa dengan cepat mendatangi lokasi kejadian.

“Saya harapkan, dengan adanya inovasi-inovasi yang melibatkan semua unsur ini, maka pelayanan yang diberikan pada masyarakat terutama dibidang pengaturan dan pengamanan ketertiban, menjadi lebih baik,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga berterima kasih kepada Wali Kota Pontianak dan Wali Kota Singkawang yang telah mendukung adanya CCTV yang terpasang diwilayahnya masing’masing. “Sehingga setiap kejadian di lapangan, dengan cepat dapat terpantau oleh instansi-instansi lainnya,” paparnya.

Selain meresmikan Pontianak Command Center, Tito Karnavian juga memberikan kuliah umum di auditorium Universitas Tanjungpura. Ia memaparkan terkait kondisi Indonesia saat ini.

Dalam paparannya, Jendral Tito menyorot masalah Demokratisasi dan Globalisasi hubungan dengan Kebhinekaan yang perlu dirawat dan di jaga. Ia juga menyatakan, bahwa dalam memberikan bantuan kepada mahasiswa, pihaknya melaksanakan Bhakti Kesehatan – yang  didukung oleh Kodam dan Polda untuk memberikan bantuan pada masyarakat maupun pada ahasiswa. “Berupa sunatan massal, pengobatan gratis baik untuk mahasiswa, masyarakat maupun komunitas-komunitas lainnya termasuk pada penyandang cacat atau Disable,” pungkasnya. *borneonusantaratime

*editor: effazola



Komentar anda:

komentar




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *