Penyelundupan 300 Ekor Burung Kacer asal Sambas Digagalkan


Ratusan Burung Kacer asal Kab.Sambas sebelum dilepasliarkan kembali ke habitatnya.Ratusan Burung Kacer asal Kab.Sambas sebelum dilepasliarkan kembali ke habitatnya.
[ A+ ] /[ A- ]

logo-bnt-baru-2016-copy-copy“Andai tak berhasil diselamatkan oleh BKSDA Kalimantan Barat, nyaris saja provinsi ini kehilangan kekayaan alamnya dalam jumlah tidak sedikit, 300 ekor Burung Kacer asal Kabupaten Sambas.”

PENGGAGALAN ratusan hewan yang dilindungi tersebut, dilakukan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat bekerjasama dengan Petugas Pos Pelabuhan Laut ‘Dwikora’ Pontianak,  Sabtu (5 November 2016).

Saat itu juga, seorang pria berinitial ‘Cp’ yang kepergok akan menyelundupkan ratusan ekor Burung Kacer itu diamankan. Dari pelaku didapat keterangan, bahwa dia warga Kompleks Martamandala – Jalan  Martadinata, Kelurahan Sungai Jawi Luar, Pontianak Barat.

Menurut Kepala BKSDA Kalbar – Sustyo Iriono di ruang kerjanya, Selasa (8 November 2016),  satwa dilindungi tersebut diperoleh atau dibeli dari masyarakat sekitar wilayah Kabupaten Sambas. Rencananya akan dibawa dengan tujuan Semarang, tanpa dilengkapi dokumen yang sah.

“Saat ini, pelaku sudah dimintai keterangan dan diberikan pemahaman untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya. Namun, apabila pelaku berminat, pihak dari BKSDA Kalimantan Barat mendorong untuk melakukan penangkaran,” jelas Sustyo.

Satwa hasil tangkap tangan terhadap pelaku tersebut, yang sebelumnya diamankan di kandang Transit BKSDA Kalbar di Pontianak,  kini sudah dilepasliarkan di sekitar kawasan Cagar Alam Mandor, Kabupaten Landak dan Cagar Alam Raya Pasi, Kota Singkawang. *borneonusantaratime

*editor: effazola



Komentar anda:

komentar




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *