Wow! Mayoritas Pengangguran Ada pada Lulusan SMK


Ilustrasi(klikapa.com)Ilustrasi(klikapa.com)
[ A+ ] /[ A- ]

Logo-BNT-Baru-2016 - Copy - Copy“Presiden Jokowi menyampaikan data mengejutkan dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan, bahwa ditinjau dari latar belakang pendidikan, proporsi pengangguran terbesar ada pada para lulusan SMK, 9.84%.”

ANGKA tersebut lebih tinggi dari pengangguran lulusan SMA yang  6.95%, SMP 5.76% dan SD 3.44%. Dari 7.56 juta total pengangguran terbuka, 20.76% berpendidikan SMK. Sementara dari sisi usia, jika pada 2010 tingkat pengangguran usia 15-19 berada pada level 23.23%,  pada 2015 angka ini meningkat menjadi 31.12%.

Hal itu dikatakan oleh Presiden, Selasa (13 September 2016) sore,  ketika menyampaikan pengantarnya pada Rapat Terbatas tentang Pendidikan dan Pelatihan vokasi di Kantor Presiden.

“Sistem pendidikan dan  pelatihan vokasi saat ini harus dilakukan perombakan, dan kita harus melakukan lagi reorientasi pendidikan dan pelatihan vokasi ke arah demand driven,” ujarnya.

Dengan demikian, lanjut Presiden, kurikulum, materi pembelajaran, praktik kerja, pengujian dan sertifikasi bisa sesuai dengan  permintaan dunia usaha dan industri.

“Ini yang paling penting , saya kira harus melibatkan dunia usaha dan industri, karena mereka lebih paham kebutuhan tenaga kerja yang fokus pada pengembangan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sektor-sektor unggulan, seperti : Maritim, pariwisata, pertanian, ekonomi kreatif,” paparnya.

Presiden menegaskan, semuanya harus terintegrasi dalam penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan vokasi ini, mulai dari SMK, kursus-kursus di BLK (Balai Latihan Kerja), kemudian juga aturan-aturan yang mempermudah pembukaan sekolah-sekolah keterampilan swasta.

“Ini harus semuanya terintegrasi sehingga betul-betul apa yang tadi saya sampaikan di depan dapat kita kejar,” ujarnya. *borneonusantaratime



Komentar anda:

komentar




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *