Kaca Mobil Dipecah, Rp. 50 Juta Uang Tarmidji Digondol Maling


kaca-mobil-pecah
[ A+ ] /[ A- ]

Logo-BNT-Baru-2016 - Copy - Copy“Walaupun  seringkali pihak kepolisian mengingatkan atau mengimbau, agar jangan meninggalkan uang atau barang berharga lainnya di dalam mobil, masih ada saja masyarakat yang lalai dan menjadi korban maling pecah kaca mobil.”

SEPERTI diingatkan kembali oleh Kabid Humas Polda Kalbar  – Kombes Suhadi SW melalui borneonusantaratime,  jika ingin mengambil atau menyetor uang dalam jumlah besar, silakan menghubungi pihak Kepolisian terdekat untuk dilakukan pengawalan, “tanpa dipungut biaya alias gratis,” ujarnya, Selasa (27 September 2016)

“Demikian juga jika ingin meninggalkan mobil, jangan menaruh uang di dalam mobil, hal ini akan mengundang niat orang lain berbuat kejahatan.  parkirlah di tempat yang aman dan masih dalam jangkauan penglihatan,” ujarnya mengingatkan.

Imbauan tersebut berulangkali diingatkan pihak kepolisian, dan kali ini diingatkan kembali oleh Kombes Suhadi, terkait peristiwa yang dialami oleh H.Tarmidji (52). Mobil Avanza warna Silver KB 1486 PB milik korban yang terparkir di pinggir Jl. Moch. Hambal Desa Pemangkat Kota / Kecamatan Pemangkat – Kabupaten  Sambas, Senin (26 September) sekitar jam 12.30 WIB, dipecah maling.

Uang  Rp.50 juta yang baru diambil dari Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalbar Cabang Pemangkat,  dalam kantong plastik  hitam di samping persneling raib.  Sedianya uang sebanyak itu akan digunakan untuk membayar bahan bangunan di sebuah toko bangunan.

Menurut Kapolres Sambas – AKBP  Cahyo Hadi Prabowo, seperti disampaikan Kabid Humas Polda Kalbar –Kombes Suhadi SW., peristiwa penjarahan uang di dalam mobil korban tersebut,  ketika korban sedang mampir di Warung Kopi samping Apotik Pemangkat, Jl. Mochammad Hambal, Pemangkat.

Sekitar 15 menit, korban mendapat informasi dari dr. Subowo, bahwa kaca depan mobilnya pecah.  Ketika dicek oleh korban,   uang Rp.50 juta di dalam kantong plastik hitam yang diletakkan  di samping persneling,  telah raib digasak maling pemecah kaca mobil.

Korban pun bergegas melaporkan peristiwanya ke Polsek Pemangkat. “Saat ini, pihak Kepolisian sedang mencari pelaku pencurian, serta memanggil beberapa orang untuk dimintai keterangannya,” pungkas Suhadi. *borneonusantaratime

*editor: effazola



Komentar anda:

komentar




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *