Inilah Daerah2 yang akan Dilewati Gerhana Matahari Total


CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v80), default qualityCREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v80), default quality
[ A+ ] /[ A- ]

melihat-gerhana-matahari-nationalgeoraphi-co-id

Cara aman melihat gerhana matahari total

Logo-BNT-Baru-2016 - Copy“Menurut para peneliti, Indonesia negara beruntung karena dilalui gerhana matahari total 9 Maret 2016, namun tidak semua provinsi dilalui  fenomena alam yang satu ini.”

FENOMENA langka yang hanya muncul 350 tahun sekali itu, diperhitungkan para ahli membentang dari Samudera India hingga utara Hawaii, Amerika Serikat. Istimewanya hanya Indonesia yang akan dilalui gerhana totalnya yang selebar 155-160 km itu, terentang sejauh 1.200 – 1.300 km berkisar selama 1,5 sampai 3 menit.

Jalur tersingkat yang dilalui Gerhana Matahari Total terjadi di Pulau Pagai Selatan, Sumatera Barat  ( menit 54 detik), dan terlama bisa dilihat di Maba – Halmahera  Timur, Maluku Utara (3 menit 17 detik).

Totalitas gerhana terlama terjadi di satu titik di atas Samudra Pasifik, di Utara Papua Niugini selama 4 menit 9 detik.

“Lama Gerhana Matahari Total (GMT) di Indonesia 1,5 sampai3 menit,” kata Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) – Thomas  Djamaluddin, di Jakarta, belum lama ini.

Adapun provinsi-provinsi yang akan dilalui Gerhana Matahari Total adalah Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Bengkulu, Jambi, dan Bangka Belitung. Semua provinsi di Kalimantan, kecuali Kalimantan Utara. Selain itu juga Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah dan Maluku Utara.

Masih ada bebera daerah lain di Jawa yang akan dilalui gerhana, namun tidak semua daerah di provinsi itu dilintasi totalitas gerhana matahari.

 Gerhana bisa dilihat sekitar jam 06.00 lewat dengan menggunakan kacamata khusus 5 dimensi – bisa juga dengan menggunakan kacamata tukang las, agar tidak terjadi gangguan kebutaan pada mata akibat totalitas gerhana matahari tsb.

Tidak dianjurkan untuk melihat kepada mereka yang  pernah mengalami gangguan kerusahan pada mata. *borneonusantaratime



Komentar anda:

komentar




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *