Buruan, Unpad Gratiskan Biaya Kuliah Kedokteran


Kedokteran-Unpad
[ A+ ] /[ A- ]

Logo-BNT-Baru-2016 - Copy“Universitas Pajajaran (Unpad) Bandung, akan menggeratiskan biaya pendidikan mahasiswa baru Kedokteran mulai tahun ajaran 2016 ini.”

UNPAD akan menghilangkan kesan ‘orang miskin tak boleh pintar’, terutama bagi mereka yang bercita-cita ingin menjadi dokter, sebab masyarakat tahu – untuk menjadi seorang dokter membutuhkan biaya tinggi.

Kalau pun punya biaya pas-pasan sesuai biaya daftar maksimum yang ditentukan, meski pintar bisa tersingkir bila ada yang sanggup membayar lebih tinggi kendati nilai tes masuk jeblok. Belum lagi yang melalui jalur titipan lewat ‘orang dalam’. Rahasia semacam ini bisa dikorek dari kalangan wisudawan atau yang sudah menjadi dokter alumnus kedokteran universitas negeri tertentu.

Untuk menghilangkan kesan seperti itu, maka mulai tahun ajaran 2016 ini, Unpad akan menggeratiskan biaya pendidikan mahasiswa baru program studi Sarjana Pendidikan dokter dan Pendidikan dokter Spesialis di Fak.Kedokteran.

Kebijakan tersebut diambil antara lain untuk memenuhi kebutuhan tenaga dokter dan dokter spesialis di berbagai daerah, khususnya di Jawa Barat.

“Kenyataannya, daerah-daerah itu memerlukan tenaga, jadi mereka siap untuk bisa memberikan biaya pendidikannya,” ujar Rektor Unpad – Prof. Dr. med. Tri Hanggono Achmad, seperti dikutip laman resmi Unpad dari jumpa pers di Ruang Executive Lounge Unpad, Jln. Dipati Ukur No. 35, Bandung baru-baru ini.

Dalam jumpa pers tersebut, hadir Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad, Dr. Arry Bainus, M.A., Direktur Pendidikan Unpad, Prof. Dr. Budi Setiabudiawan, dr., Sp.A-K., M.Kes., Dekan Fakultas Kedokteran Unpad, Dr. Yoni Fuadah Syukriani, dr., MSi., Sp.F., DFM, serta Direktur Tata Kelola dan Komunikasi Publik Unpad, Dr. Soni A. Nulhaqim, S.Sos., M.Si.

“Kondisi ketersediaan tenaga dokter dan dokter spesialis di Jawa Barat tidak merata, kebanyakan tenaga dokter dan dokter spesialis masih terpusat di kota besar,” jelas Rektor.

Menyadari hal tersebut, tutur Tri Hanggono Achmad,  Unpad berkomitmen membantu mendistribusikan tenaga dokter dan dokter spesialis ke seluruh wilayah di Jawa Barat.

“Meski demikian, tidak menutup kemungkinan bila ada pula permintaan dari daerah lainnya di Indonesia,” lanjut Tri.

Cewek-Mkir-Insert-teks

Pada tahun akademik 2016/2017 ini, FK Unpad akan menerima 250 calon mahasiswa dengan rincian 125 dari jalur SNMPTN dan 125 dari jalur SBMPTN.

Seluruh mahasiswa yang diterima melalui dua jalur seleksi tersebut, akan digratiskan biaya kuliahnya. Gratis melalui beasiswa yang dikeluarkan pemerintah daerah dari 27 Kota/Kabupaten di Jawa Barat maupun beasiswa dari berbagai pihak, termasuk instansi swasta.

 

Ini Syaratnya

Meski gratis, ada syaratnya, berupa  perjanjian antara calon mahasiswa dengan Unpad. Antara lain, ketika lulus nanti para dokter yang kuliah gratis ini wajib mengabdi di wilayah/instansi yang ditentukan.  Jika tidak, Rektor berkomitmen tidak akan mengeluarkan ijazahnya.

“Unpad ingin membangun sikap kesiapan mengabdi sungguh-sungguh kepada masyarakat bagi para lulusannya. Jika tidak bersedia memenuhi perjanjian itu, jangan pilih kuliah di Kedokteran Unpad. Ada banyak perguruan tinggi lain yang juga menyediakan pendidikan kedokteran,” tegas Rektor.

Dekan FK Unpad, Dr. Yoni Fuadah Syukriani, dr., M.Si., Sp.F., DFM., menilai program penggratisan biaya kuliah di FK Unpad ini bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang benar-benar mencintai masyarakat.

“Ini adalah salah satu cara memfasilitasi mereka (mahasiswa), sehingga bisa bekerja dengan baik di masyarakat, dan karirnya bisa dibangun,” kata Yoni.*borneonusantaratime>re-edit/ariefmaulana-unpad



Komentar anda:

komentar




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *