Janji Indah Capres-Cawapres itu, Tak ‘Segetir Debat Kusir’ di TV


Prabowo dan Jokowi."bukan pasangan" (Foto: viva.co.id)
[ A+ ] /[ A- ]

“Inilah janji manis kedua pasangan Capres dan Cawapres RI untuk tahun 2014-2019, yang pemilihannya akan diselenggarakan di seluruh penjuru tanah air pada 9 Juli 2014. Tak seperti janji indah visi – misi kedua pasangan yang sama-sama saling menuai kontroversial dari dua kubu yang berlawanan.”

KEDUA pasang calon bakal orang nomor satu RI itu, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa (Prajasa) dan Joko Widodo-Jusuf Kalla (JW-JK), bertemu muka di Gedung Bidakara – Jakarta, Selasa (3/6) atau beberapa jam sebelum menit-menit awal dimulainya kampanye hari pertama, Rabu (4/6) yang akan berakhir 5 Juli.

Acaranya Deklarasi Pemilu yang Berintegritas dan Damai, yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait akan dimulainya kampanye Pilpres 2014 tersebut.

“Kami tidak akan ke kanan atau ke kiri, jika ada yang seperti itu akan kami tindak tegas. Jika ada yang diduga berpihak, kami akan cepat tindak,” kata Ketua KPU – Husni Kamil Manik antara lain – mengawali  acara dengan kata sambutan, “kami akan mengawal aspirasi rakyat sampai hasil akhir,” ujarnya.

Ketua Bawaslu – Muhammad dalam sambutannya menyatakan tidak setuju dengan sebutan ‘pesta demokrasi’ pada hari pemilihan, karena itu mengesankan eforia. Dia lebih suka menyebutnya ‘hajatan rakyat’.

“Penyelenggaraan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden adalah hajatan seluruh rakyat, karena itu menjadi tanggungjawab bersama untuk menyelenggarakan Pilpres secara bermartabat, bukan hanya tugas Bawaslu dan KPU,” ujarnya mengingatkan.

Kemudian pembacaan deklarasi para penyelenggara Pemilu Presiden dan Wakil Presiden oleh Komisioner KPU, Bawaslu, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 2, Joko Widodo-Jusuf Kalla, ketika memberikan kata sambutan yang disampaikan oleh Jokowi, mengatakan: “Semua kita serahkan kepada rakyat, apa yang dikehendaki oleh rakyat,” ujar Jokowi yang didampingi JK.

Apa yang disampaikan oleh Jokowi, tak jauh beda dengan sambutan sebelumnya dari Capres nomor urut 2 – Prabowo Subianto yang didampingi Cawapres Hatta Rajasa: “Apapun pilihan rakyat Indonesia, akan kita hormati – termasuk  jika rakyat memilih Joko Widodo – Jusuf Kalla. Apa pun Joko Widodo – Jusuf Kala adalah patriot-patriot bangsa,” ujar Prabowo Subianto.

Janji kedua pasangan calon pemimpin bangsa mengawali jelang hari pertama kampanye itu, terdengar sejuk – terbacara indah. Tak ‘segetir debat kusir’ pendukung masing-masing pasangan di TV Swasta.

Selamat bertempur yang sehat dan bermartabat, rakyat menilai untuk menentukan pilihan. *bntime

(Visited 5 times, 1 visits today)

Comments are closed.