Tempoyak Solusi Melimpahruahnya Durian


Sambal-Tempoyak-Goreng-2-
[ A+ ] /[ A- ]

“Jika di Kabupaten Kapuas Hulu (lk.750 km dari kota Pontianak) harga durian berkisar cuma Rp.250,- – Rp.500.- , maka di Pontianak sejatuh-jatuhnya harga Rp.5,000.- – Rp.15,000.-/buah. Bagaimana cara mengatasi melimpahruahnya panen raya buah durian di provinsi yang bertetangga dekat dengan Sarawak – Malaysia Timur ini?”

DURIAN (durio zibetbinus) adalah buah khas daerah/Negara beriklim tropis seperti Kalimantan – utamanya Kalbar,  Sumsel, Jambi, Bengkulu, dan di belahan Asia Tenggara lainnya al.Thailan, Mindano – Filipina, Kamboja, Laos, Vietnam, India, dan Srilangka, juga Queensland – Australia.

Bila panen raya buah durian tiba antara September – Desember, supaya buah yang melimpah ruah tidak mubazir, Tempoyak adalah solusinya selain diolah menjadi selai gula durian – home industry,  dan dodol durian yang dinamai Lempok – sudah pabrikan.

Tempoyak adalah daging buah durian segar yang diasamkanan (difermentasi) sebagai lauk makan nasi. Jadi keliru, jika orang luar Kalimantan atau luar Sumatra Selatan menyebut kalau Tempoyak berasal dari durian busuk yang tidak laku dijual.

Daging durian diadon dan diberi garam sekadarnya lalu dimasukkan ke dalam sebuah wadah yang ditutup rapat. Biasanya ditempatkan di dalam tempayan yang sudah dilapisi daun pisang. Tiga – lima hari kemudian sudah boleh dinikmati sebagai lauk dengan rasanya yang asam-asam manis. Bisa juga dimasukkan cabe rawit sebagai pemedas.

Tempoyak punya daya tahan berbulan-bulan karena proses fermentasinya itu, apalagi jika menyimpannya di kulkas.

Bila tidak suka pada tingkat keasamannya, boleh diadukkan gula pasir pada awal pengadonan atau saat setelah fermentasi, dengan perbandingan 1 : ¼ bagian gula atau sesuai selera.

Jika tidak suka pada aromanya yang menyengat, tempoyak bisa digoreng bersama udang dan dilarutkan cabai tumis. Jadilah Tempoyak Goreng atau Sambal Goreng Tempoyak seperti terlihat pada foto ilustrasi.

Lebih dari itu, tempoyak akan menjadi penyedap yang khas bila dimasak bersama masakan asam pedas ikan. Di Kalbar terkenal dengan asam pedas ikan air tawar Kakap, Belida, atau Lais, dan yang paling disukai adalah bagian kepalanya.

Daerah lain yang kenal Tempoyak adalah Palembang/Sumsel, Jambi, dan Bengkulu. Maka dikenal adanya Tempoyak Jambi, Tempoyak Bengkulu, Tempoyak Palembang, Tempoyak Pontianak.

Harga tempoyak di pasar-pasar tradisional sekarang masih seperti yang dulu, berkisar antara Rp.30,000.- – Rp.50,000.- / kg. *BNT

 



Komentar anda:

komentar




Comments are closed.